radnatech.com kalkulator & tabel satuan listrik

1 ampere berapa watt?

Kalkulator ampere ke watt

Jenis aliran

Isi salah satu saja; kolom lainnya terisi sendiri.

Pada listrik satu fasa 220 volt, 1 ampere setara 220 VA; bila faktor daya 1, itu sama dengan 220 watt.

Daya nyata-W
Daya semu-VA
Arus-A
Energi 24 jam-kWh

220 V · 1 fasa · pf 1

  1. Rumus satu fasa: P = V × I × pf.
  2. 1 A × 220 V = 220 VA; dengan pf 1 hasilnya 220 watt.
  3. Pada 12 volt arus searah, 1 ampere hanya 12 watt.
  4. Tanpa menyebut tegangan, pertanyaan "berapa watt" belum punya jawaban tunggal.

Rumusnya

Ampere adalah satuan arus listrik, yaitu banyaknya muatan yang mengalir melewati satu titik setiap detik.

Arus sendiri belum menyatakan daya. Daya baru muncul setelah arus dikalikan tegangan, dan itulah isi rumus di bawah ini.

S (VA) = V × Idaya semu

P (W) = V × I × pfdaya nyata, satu fasa

Masukkan 1 ampere dan 220 volt: hasilnya 220 VA. Faktor daya 1 membuat angka wattnya sama persis, yaitu 220 watt. Faktor daya di bawah 1 membuat angka wattnya lebih kecil, sedangkan angka VA-nya tetap.

Bentuk hubungannya garis lurus

Pada tegangan tetap, daya naik sebanding dengan arus. Faktor daya tidak membengkokkan hubungan itu; yang diubahnya hanya kemiringan garisnya.

Garis daya terhadap arusDua garis lurus dari titik nol. Garis atas, faktor daya 1, mencapai 4.400 watt pada 20 ampere. Garis bawah, faktor daya 0,8, mencapai 3.520 watt pada arus yang sama.5 A10 A15 A20 A1.100 W2.200 W3.300 W4.400 Wpf 1pf 0,8Daya nyata terhadap arus, 220 V satu fasa20 A: 4.400 W pada pf 1, 3.520 W pada pf 0,8
Hubungan arus dan daya berupa garis lurus: dua kali arus berarti dua kali daya. Faktor daya hanya mengubah kemiringan garisnya.

Tabel ampere ke watt 1-50 ampere

Kolom kedua adalah hasil V × I pada listrik rumah satu fasa. Kolom ketiga memakai tegangan antarfasa 380 volt dan faktor daya 0,85, angka yang lazim dipakai sebagai contoh untuk beban tiga fasa. Kolom keempat memperlihatkan betapa berbedanya jawabannya pada tegangan rendah.

Konversi arus ke daya; 220 V satu fasa pf 1, 380 V tiga fasa pf 0,85, 12 V arus searah
Arus (A)220 V, 1 fasa (VA)220 V, 1 fasa, pf 1 (W)380 V, 3 fasa, pf 0,85 (W)12 V, DC (W)
122022055912
24404401.11924
36606601.67836
48808802.23848
51.1001.1002.79760
61.3201.3203.35772
71.5401.5403.91684
81.7601.7604.47696
91.9801.9805.035108
102.2002.2005.595120
112.4202.4206.154132
122.6402.6406.713144
132.8602.8607.273156
143.0803.0807.832168
153.3003.3008.392180
163.5203.5208.951192
173.7403.7409.511204
183.9603.96010.070216
194.1804.18010.630228
204.4004.40011.189240
214.6204.62011.749252
224.8404.84012.308264
235.0605.06012.867276
245.2805.28013.427288
255.5005.50013.986300
265.7205.72014.546312
275.9405.94015.105324
286.1606.16015.665336
296.3806.38016.224348
306.6006.60016.784360
316.8206.82017.343372
327.0407.04017.902384
337.2607.26018.462396
347.4807.48019.021408
357.7007.70019.581420
367.9207.92020.140432
378.1408.14020.700444
388.3608.36021.259456
398.5808.58021.819468
408.8008.80022.378480
419.0209.02022.938492
429.2409.24023.497504
439.4609.46024.056516
449.6809.68024.616528
459.9009.90025.175540
4610.12010.12025.735552
4710.34010.34026.294564
4810.56010.56026.854576
4910.78010.78027.413588
5011.00011.00027.973600

Tujuh baris tabel itu punya halamannya sendiri karena paling sering ditanyakan, dan tiap halaman membawa varian tegangannya: 2 ampere berapa watt memberi 440 VA, 4 ampere berapa watt 880 VA, 5 ampere berapa watt 1.100 VA, 6 ampere berapa watt 1.320 VA, 10 ampere berapa watt 2.200 VA, 16 ampere berapa watt 3.520 VA, dan 20 ampere berapa watt 4.400 VA, masing-masing pada 220 volt satu fasa.

Berapa watt 5 ampere?

5 × 220 = 1.100 VA, dan dengan faktor daya 1 itu 1.100 watt. Bila alat yang Anda ukur berfaktor daya 0,8, daya nyatanya tinggal 880 watt walaupun arus yang ditariknya tetap 5 ampere. Perbedaan inilah alasan angka pada pengaman arus ditulis dalam ampere, bukan watt. Varian tegangan rendahnya ada di 5 ampere berapa watt.

10 ampere itu daya berapa?

2.200 VA pada 220 volt. Angka ini punya halaman sendiri karena banyak dicari, lengkap dengan varian tegangan rendah dan tiga fasa; lihat 10 ampere berapa watt.

Kenapa jawaban "220 watt" tidak selalu tepat?

Karena jawaban itu memikul dua asumsi sekaligus: tegangannya tepat 220 volt dan faktor dayanya tepat 1. Asumsi pertama hampir tidak pernah tepat betul, karena tegangan jaringan bergerak naik turun. Asumsi kedua hanya berlaku pada beban yang seluruh dayanya berubah menjadi panas atau cahaya pijar.

Pada beban bermotor, angka wattnya lebih kecil daripada angka VA-nya. Uraian lengkapnya ada di beda watt dan VA. Untuk arah sebaliknya, dari daya ke arus, buka watt ke ampere.

Pertanyaan yang sering diajukan

1 ampere sama dengan berapa watt?

Pada 220 volt satu fasa dengan faktor daya 1, sama dengan 220 watt. Pada 12 volt arus searah, 1 ampere hanya 12 watt. Jawabannya selalu bergantung pada tegangan.

Bagaimana rumus mengubah ampere ke watt?

Kalikan tegangan dengan arus lalu kalikan dengan faktor daya: P = V × I × pf. Pada beban tiga fasa tambahkan pengali √3.

Berapa watt 5 ampere?

1.100 watt pada 220 volt dengan faktor daya 1, karena 5 × 220 = 1.100. Dengan faktor daya 0,8 hasilnya 880 watt.

Apakah ampere bisa diubah ke watt tanpa tahu tegangan?

Tidak. Ampere mengukur arus dan watt mengukur daya; keduanya hanya terhubung lewat tegangan. Tanpa angka tegangan, hasilnya tidak tunggal.

Halaman terkait

  1. Watt ke ampereSatu fasa: I = P ÷ (V × pf).
  2. 5 ampere berapa watt5 × 220 = 1.100 VA.
  3. 20 ampere berapa watt20 × 220 = 4.400 VA.