radnatech.com kalkulator & tabel satuan listrik

Beda listrik 1 fasa dan 3 fasa

Kalkulator tiga fasa

Jenis aliran

Isi salah satu saja; kolom lainnya terisi sendiri.

Perbedaannya ada pada jumlah penghantar dan pada rumusnya: satu fasa memakai S = V × I, sedangkan tiga fasa memakai S = √3 × V × I dengan tegangan yang diukur antarfasa.

Daya nyata-W
Daya semu-VA
Arus-A
Energi 24 jam-kWh

220 V · 1 fasa · pf 1

  1. Satu fasa: 10 A pada 220 V memberi 2.200 VA.
  2. Tiga fasa: 10 A pada 380 V memberi 6.581,79 VA.
  3. Pengali tiga fasa adalah √3 = 1,7320508075688772, bukan 3.
  4. Tegangan tiga fasa yang dipakai rumus adalah tegangan antarfasa.

Dua susunan penghantar

Fasa adalah penghantar bertegangan pada sebuah sambungan; jumlah fasa menentukan rumus daya yang berlaku.

Sambungan satu fasa membawa satu penghantar bertegangan dan satu penghantar netral. Sambungan tiga fasa membawa tiga penghantar bertegangan yang puncak tegangannya bergantian, ditambah satu netral.

Satu fasa dan tiga fasaDua skema bertumpuk. Di atas: dua penghantar, L dan N, menuju beban, dengan rumus daya semu sama dengan tegangan kali arus. Di bawah: empat penghantar, L1, L2, L3, dan N, menuju beban, dengan rumus daya semu sama dengan akar tiga kali tegangan kali arus.Satu fasaLNBebanS = V x I10 A pada 220 V = 2.200 VATiga fasaL1L2L3NBebanS = akar3 x V x I10 A pada 380 V = 6.581,79 VAtegangan 380 V diukur antarfasa
Perbedaannya bukan hanya jumlah penghantar: rumus daya semunya juga berbeda, dan tegangan yang dipakai pada hitungan tiga fasa adalah tegangan antarfasa.

Kenapa pengalinya √3 dan bukan 3

Ketiga saluran tidak mencapai puncaknya bersamaan; jaraknya sepertiga putaran satu sama lain. Ketika daya ketiganya dijumlahkan dengan memperhitungkan jarak itu, dan tegangan yang dipakai adalah tegangan antarfasa, hasilnya adalah pengali √3 pada rumus, bukan 3. Penurunan rumusnya ada di ampere ke watt 3 fasa.

S = V × Isatu fasa

S = √3 × V × Itiga fasa, V antarfasa

√3 = 1,7320508075688772

Arus yang sama, daya yang berbeda

Pada arus yang sama, sambungan tiga fasa membawa daya jauh lebih besar. Dua sebab bekerja bersamaan: tegangan yang dipakai lebih tinggi, dan ada pengali √3 di dalam rumusnya.

Daya semu satu fasa 220 V dan tiga fasa 380 V untuk arus yang sama
Arus (A)1 fasa 220 V (VA)3 fasa 380 V (VA)3 fasa pf 0,85 (kW)
61.3203.949,083,36
102.2006.581,795,59
163.52010.530,878,95
204.40013.163,5911,19
255.50016.454,4813,99
327.04021.061,7417,9
408.80026.327,1722,38
5011.00032.908,9727,97
6313.86041.465,335,25

Daya yang sama, arus yang berbeda

Dibalik arahnya, hubungan itu berarti daya yang sama ditarik dengan arus yang jauh lebih kecil pada sambungan tiga fasa. Tabel di bawah memperlihatkan selisihnya untuk beberapa nilai daya nyata pada faktor daya 0,85.

Arus yang ditarik daya yang sama pada satu fasa dan tiga fasa
Daya (W)1 fasa 220 V pf 0,85 (A)3 fasa 380 V pf 0,85 (A)
1.0005,351,79
2.00010,73,57
3.00016,045,36
5.00026,748,94
7.50040,1113,41
10.00053,4817,87
15.00080,2126,81

Perbandingan antara kedua kolom itu tetap sepanjang tabel: pembagi pada kolom tiga fasa memuat tegangan yang lebih tinggi sekaligus pengali √3, sehingga arusnya turun dengan perbandingan yang tetap terhadap kolom satu fasa.

Mana yang berlaku untuk sambungan Anda

Yang menentukan bukan besar dayanya, melainkan susunan sambungannya, dan itu tertulis pada lembar keterangan sambungan atau terbaca dari jumlah penghantar bertegangan yang masuk. Bila Anda tidak yakin, tanyakan kepada instalatir berizin; halaman ini berhenti pada arti rumusnya dan tidak memuat petunjuk pekerjaan apa pun.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa beda listrik 1 fasa dan 3 fasa?

Jumlah penghantar bertegangan dan rumus dayanya. Satu fasa memakai S = V × I, tiga fasa memakai S = √3 × V × I dengan tegangan antarfasa.

Kenapa rumus tiga fasa memakai akar 3?

Karena ketiga saluran tidak mencapai puncak bersamaan, dan tegangan yang dipakai adalah tegangan antarfasa. Penjumlahan dayanya menghasilkan pengali 1,732.

10 ampere tiga fasa berapa watt?

6.581,79 VA pada 380 volt antarfasa. Dengan faktor daya 0,85 daya nyatanya 5.594,52 watt.

Apakah tiga fasa berarti dayanya tiga kali lipat?

Tidak. Pada tegangan dan arus yang sama pengalinya √3, yaitu sekitar 1,73 kali, bukan 3 kali.

Halaman terkait

  1. Tiga fasaP = √3 × V × I × pf untuk beban tiga fasa seimbang.
  2. Rumus dayaDaya semu: S = V × I, hasilnya dalam VA.
  3. kVA ke kWkW = kVA × pf.