radnatech.com kalkulator & tabel satuan listrik

Kalkulator ampere, watt, VA, dan kWh

Kalkulator ampere, watt, dan kWh

Jenis aliran

Isi salah satu saja; kolom lainnya terisi sendiri.

Isi salah satu kolom saja, ampere atau watt, lalu hasilnya muncul serentak dalam watt, VA, dan kWh per 24 jam. Asumsi yang dipakai tertulis di bawah kotak hasil dan bisa Anda ubah sendiri.

Daya nyata-W
Daya semu-VA
Arus-A
Energi 24 jam-kWh

220 V · 1 fasa · pf 1

  1. Satu fasa: P = V × I × pf, jadi 1 A pada 220 V dengan pf 1 sama dengan 220 watt.
  2. Tiga fasa: P = √3 × V × I × pf, dengan √3 = 1,7320508075688772.
  3. Energi: E = P × t ÷ 1.000, jadi 900 watt selama 24 jam sama dengan 21,6 kWh.

Rumus yang dipakai kalkulator ini

Konversi di halaman ini bersandar pada lima rumus berikut. Hasilnya bisa Anda ulangi sendiri dengan kalkulator biasa.

S (VA) = V × Isatu fasa dan arus searah

S (VA) = √3 × V × Itiga fasa

P (W) = S × pfpf = faktor daya, 0 < pf ≤ 1

I (A) = P ÷ (V × pf)arah balik, satu fasa

E (kWh) = P × t ÷ 1.000t dalam jam

Dari ampere sampai kilowatt-jam

Keempat satuan pada kalkulator di atas bersambungan berurutan. Tiap anak panah pada gambar berikut adalah satu perkalian, dan urutannya tidak bisa dibalik: arus dulu menjadi VA, VA menjadi watt, dan watt baru menjadi kWh setelah lama pemakaian diketahui.

Jalan dari ampere ke kilowatt-jamRangkaian kotak dari kiri ke kanan: arus 6 ampere, dikali 220 volt menjadi daya semu 1.320 VA, dikali faktor daya 0,85 menjadi daya nyata 1.122 watt, lalu dikali 24 jam dan dibagi seribu menjadi energi 26,93 kilowatt-jam sehari.Arus6 Ax 220 VDaya semu1.320 VAx pf 0,85Daya nyata1.122 Wx 24 jam, bagi 1.000Energi sehari 26,93 kWhDari arus ke energi, satu langkah satu perkalianContoh: 6 A pada 220 V satu fasa, faktor daya 0,85
Tiap anak panah satu perkalian. Urutannya tetap: arus dulu menjadi VA, VA menjadi watt, baru watt menjadi kWh setelah lama pemakaian diketahui.

Mulai dari pertanyaan Anda

Enam jalan masuk di bawah ini menampung hampir semua bentuk pertanyaan konversi listrik. Bila Anda hanya ingin satu angka, buka halaman angkanya langsung.

  1. Ampere ke watt 1 A pada 220 V = 220 VA
  2. Watt ke ampere 900 W pada 220 V = 4,09 A
  3. Arti angka MCB C6 pada 220 V = 1.320 VA
  4. Watt ke kWh 1.000 W selama 1 jam = 1 kWh
  5. PK ke watt 1 PK = 735,4988 W
  6. kVA ke kW 5 kVA pada pf 0,8 = 4 kW

Acuan cepat arus kecil pada 220 volt

Tabel ini memakai asumsi bawaan kalkulator: satu fasa, 220 volt, faktor daya 1. Kolom terakhir memperlihatkan energi bila beban sebesar itu menyala penuh selama 24 jam. Perhatikan asal angkanya: energi lahir dari WATT, bukan dari ampere, sehingga kolom terakhir dihitung dari kolom daya nyata di sebelahnya, yaitu 220 × 24 ÷ 1.000 = 5,28 kWh untuk baris pertama.

Arus 1-10 A pada 220 V, satu fasa, faktor daya 1
Arus (A)Daya semu (VA)Daya nyata (W)Energi 24 jam (kWh)
12202205,28
244044010,56
366066015,84
488088021,12
51.1001.10026,4
61.3201.32031,68
71.5401.54036,96
81.7601.76042,24
91.9801.98047,52
102.2002.20052,8

Batas ketelitian hasilnya

Yang tidak bisa dijamin situs mana pun adalah angka masukannya. Tegangan di rumah Anda tidak selalu tepat 220 volt, dan faktor daya sebuah alat hanya diketahui pasti dari pelat namanya. Karena itu kedua angka tersebut sengaja dibiarkan sebagai kolom isian, bukan disembunyikan sebagai tetapan.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa bedanya watt dan VA di hasil kalkulator?

VA adalah hasil perkalian tegangan dengan arus, sedangkan watt adalah VA dikali faktor daya. Keduanya sama besar hanya ketika faktor daya bernilai 1.

Kenapa tegangan bawaannya 220 volt, bukan 230 volt?

Karena 220 volt adalah angka yang paling sering dipakai orang saat menghitung listrik rumah satu fasa. Dua angka memang beredar bersamaan: nilai nominal yang berlaku sebagai acuan baku sekarang adalah 230 volt satu fasa dan 400 volt antarfasa, sedangkan 220 volt dan 380 volt adalah nilai nominal lama yang masih banyak dipakai dalam hitungan sehari-hari. Kolom tegangan bisa Anda isi sendiri, dan nilai yang sedang dipakai tertulis pada chip asumsi di bawah kotak hasil.

Apakah data yang saya ketik dikirim ke server?

Angka yang Anda ketik dihitung di peramban Anda sendiri dan tidak disimpan. Berkas situs ini tidak memuat iklan, pelacak, atau skrip analitik. Penyedia CDN yang menyajikan halaman dapat menambahkan skrip pengukuran tingkat jaringan di luar berkas situs; catatannya ada di halaman Tentang.

Rumus dan satuan

  1. Rumus daya listrik Daya semu: S = V × I, hasilnya dalam VA.
  2. Satuan listrik Arus: ampere (A). Tegangan: volt (V).
  3. Faktor daya pf = P ÷ S, jadi P = S × pf.
  4. Watt dan VA S (VA) = V × I; P (W) = S × pf.

Konversi arus dan daya

  1. Ampere ke watt Rumus satu fasa: P = V × I × pf.
  2. Watt ke ampere Satu fasa: I = P ÷ (V × pf).
  3. Watt ke volt V = P ÷ (I × pf) untuk satu fasa.
  4. Tiga fasa P = √3 × V × I × pf untuk beban tiga fasa seimbang.
  5. 1 fasa & 3 fasa Satu fasa: 10 A pada 220 V memberi 2.200 VA.

Angka yang sering dicari

  1. 2 ampere berapa watt 2 A × 220 V = 440 VA.
  2. 4 ampere berapa watt 4 × 220 = 880 VA.
  3. 5 ampere berapa watt 5 × 220 = 1.100 VA.
  4. 6 ampere berapa watt 6 × 220 = 1.320 VA.
  5. 10 ampere berapa watt 10 × 220 = 2.200 VA.
  6. 16 ampere berapa watt 16 × 220 = 3.520 VA pada satu fasa.
  7. 20 ampere berapa watt 20 × 220 = 4.400 VA.

Pengaman dan golongan

  1. MCB berapa watt C6 → 1.320 VA, C10 → 2.200 VA, C16 → 3.520 VA pada 220 volt.
  2. Golongan daya listrik Angka golongan bersatuan VA, bukan watt.
  3. kVA ke kW kW = kVA × pf.

Energi dan satuan lain

  1. kWh ke watt E (kWh) = P (watt) × t (jam) ÷ 1.000.
  2. Biaya listrik Langkah 1: baca daya alat dalam watt dari pelat namanya.
  3. kWh ke joule 1 kWh = 3.600.000 joule.
  4. PK ke watt 1 PK = 735,4988 watt.
  5. BTU ke watt 1 BTU = 1.055,05585262 joule, menurut definisinya.