- Satu fasa: P = V × I × pf, jadi 1 A pada 220 V dengan pf 1 sama dengan 220 watt.
- Tiga fasa: P = √3 × V × I × pf, dengan √3 = 1,7320508075688772.
- Energi: E = P × t ÷ 1.000, jadi 900 watt selama 24 jam sama dengan 21,6 kWh.
Rumus yang dipakai kalkulator ini
Konversi di halaman ini bersandar pada lima rumus berikut. Hasilnya bisa Anda ulangi sendiri dengan kalkulator biasa.
S (VA) = V × Isatu fasa dan arus searah
S (VA) = √3 × V × Itiga fasa
P (W) = S × pfpf = faktor daya, 0 < pf ≤ 1
I (A) = P ÷ (V × pf)arah balik, satu fasa
E (kWh) = P × t ÷ 1.000t dalam jam
Dari ampere sampai kilowatt-jam
Keempat satuan pada kalkulator di atas bersambungan berurutan. Tiap anak panah pada gambar berikut adalah satu perkalian, dan urutannya tidak bisa dibalik: arus dulu menjadi VA, VA menjadi watt, dan watt baru menjadi kWh setelah lama pemakaian diketahui.
Mulai dari pertanyaan Anda
Enam jalan masuk di bawah ini menampung hampir semua bentuk pertanyaan konversi listrik. Bila Anda hanya ingin satu angka, buka halaman angkanya langsung.
- Ampere ke watt
1 A pada 220 V = 220 VA - Watt ke ampere
900 W pada 220 V = 4,09 A - Arti angka MCB
C6 pada 220 V = 1.320 VA - Watt ke kWh
1.000 W selama 1 jam = 1 kWh - PK ke watt
1 PK = 735,4988 W - kVA ke kW
5 kVA pada pf 0,8 = 4 kW
Acuan cepat arus kecil pada 220 volt
Tabel ini memakai asumsi bawaan kalkulator: satu fasa, 220 volt, faktor daya 1. Kolom terakhir memperlihatkan energi bila beban sebesar itu menyala penuh selama 24 jam. Perhatikan asal angkanya: energi lahir dari WATT, bukan dari ampere, sehingga kolom terakhir dihitung dari kolom daya nyata di sebelahnya, yaitu 220 × 24 ÷ 1.000 = 5,28 kWh untuk baris pertama.
| Arus (A) | Daya semu (VA) | Daya nyata (W) | Energi 24 jam (kWh) |
|---|---|---|---|
| 1 | 220 | 220 | 5,28 |
| 2 | 440 | 440 | 10,56 |
| 3 | 660 | 660 | 15,84 |
| 4 | 880 | 880 | 21,12 |
| 5 | 1.100 | 1.100 | 26,4 |
| 6 | 1.320 | 1.320 | 31,68 |
| 7 | 1.540 | 1.540 | 36,96 |
| 8 | 1.760 | 1.760 | 42,24 |
| 9 | 1.980 | 1.980 | 47,52 |
| 10 | 2.200 | 2.200 | 52,8 |
Batas ketelitian hasilnya
Yang tidak bisa dijamin situs mana pun adalah angka masukannya. Tegangan di rumah Anda tidak selalu tepat 220 volt, dan faktor daya sebuah alat hanya diketahui pasti dari pelat namanya. Karena itu kedua angka tersebut sengaja dibiarkan sebagai kolom isian, bukan disembunyikan sebagai tetapan.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apa bedanya watt dan VA di hasil kalkulator?
VA adalah hasil perkalian tegangan dengan arus, sedangkan watt adalah VA dikali faktor daya. Keduanya sama besar hanya ketika faktor daya bernilai 1.
Kenapa tegangan bawaannya 220 volt, bukan 230 volt?
Karena 220 volt adalah angka yang paling sering dipakai orang saat menghitung listrik rumah satu fasa. Dua angka memang beredar bersamaan: nilai nominal yang berlaku sebagai acuan baku sekarang adalah 230 volt satu fasa dan 400 volt antarfasa, sedangkan 220 volt dan 380 volt adalah nilai nominal lama yang masih banyak dipakai dalam hitungan sehari-hari. Kolom tegangan bisa Anda isi sendiri, dan nilai yang sedang dipakai tertulis pada chip asumsi di bawah kotak hasil.
Apakah data yang saya ketik dikirim ke server?
Angka yang Anda ketik dihitung di peramban Anda sendiri dan tidak disimpan. Berkas situs ini tidak memuat iklan, pelacak, atau skrip analitik. Penyedia CDN yang menyajikan halaman dapat menambahkan skrip pengukuran tingkat jaringan di luar berkas situs; catatannya ada di halaman Tentang.